Cara Menaksir Harga Rumah Bekas

Recomended


Cara Menaksir Harga Rumah Bekas - Barangkali di antara anda saat ini ada yang sedang mencari informasi tentang bagaimana cara untuk menakasir harga rumah bekas.


Menaksir harga rumah bekas sering di butuhkan, khususnya pada saat anda hendak membeli rumah ataupun saat menjual sebuah rumah. Dengan mengetahui kisaran harga sebuah rumah bekas maka kita akan tahu membuat harga penawaran pada saat hendak membeli, dan begitu juga ketika hendak menjual, dengan mengetahui harga pasaran sebuah rumah maka kita juga akan tahu membuat berapa harga yang tepat untuk menjual rumah tersebut.


Cara Menaksir Harga Rumah Bekas,properti solutions, kpr rumah
Image via : gambardesainrumah.ga



Di bawah ini di tuliskan beberapa cara untuk menaksir harga rumah bekas yang tentunya juga bisa anda ikuti dan di terapkan untuk menghitung harga sebuah rumah bekas.


1. Menghitung berdasarkan nilai pasar


Cara paling umum dan paling sering di gunakan untuk menaksir harga rumah adalah dengan cara menghitung berdasarkan nilai pasar. Adapun rumus sederhana yang selalu di gunakan adalah seperti dituliskan 
Nilai Pasar = Harga Tanah + Nilai Bangunan serta Sarana 
Dengan melihat rumus di atas tentu anda sudah bisa dengan mudah untuk menghitung sendiri pada rumah yang akan anda taksir harganya. Untuk mendapatkan berapa harga tanah per meternya di lokasi rumah anda, maka anda bisa melakukan survei dengan menanyakan langsung ke beberapa tetangga yang berdekatan di lokasi rumah yang akan anda taksir 
Jika anda sudah menemukan harga pasaran tanah di lokasi tersebut, selanjutnya anda tinggal menghitung sendiri berapa meter tanah dari rumah yang anda taksir tersebut dan kalikan dengan harga tanah yang sudah anda dapatkan sebelumnya.
Baca juga : Strategi Negosiasi Dalam Membeli Rumah (Properti)
Sebagai contoh jika luas tanah rumah anda adalah 85 meter persegi dan harga tanah di lokasi tersebut sama dengan 4 juta untuk per meternya, maka harga tanah anda sama dengan 85m x 4 jt = 340 jt.

Selanjutnya untuk mendapatkan nilai bangunan, anda bisa menanyakan kontraktor atau depelover perumahan agar hasilnya lebih akurat. Untuk menghitung nilai bangunan biasanya akan dihitung berdasarkan harga rata-rata.

Sebagai contoh jika luas bangunan anda sama dengan 65 meter persegi dan nilai rata-rata bangunan rumah tersebut sama dengan 2 juta permeternya, maka untuk mendapatkan totalnya anda tinggal menghitung luas bangunan di kali harga nilai bangaunan tersebut yaitu 65m x 2 jt= 130 jt.

Selanjutnya untuk mendapatkan nilai dari sarana pelengkap tentu saja ini sangat tergantung dari apa saja fasilitas yang ada pada rumah tersebut seperti tersedianya sofa istimewa, elektronik set, sambungan telepon, dan lain sebagainya.

Dan untuk mendapatkan nilainya anda tinggal menghitung sendiri barang-barang tesebut sesuai dengan kondisi dan harga pasaran. Sebagai contoh nilai total sarana pelengkap setelah di taksir sama dengan 50 juta.

Nah, jika nilai ketiga variable di atas sudah di dapat maka anda tinggal menjumlahkan untuk mendapatkan total, seperti berikut ini.

Nilai Pasar: 340jt + 130 jt + 50 jt = 520 juta

Jika sudah maka andapun sudah berhasil menaksir harga sebuah rumah seperti contoh diatas yang berhasil ditaksir seharga Rp 520 juta.


2. Menaksir dengan membuat perbandingan harga pasar


Selanjutnya untuk mendapatkan kisaran harga rumah, maka anda bisa membandingkan harga rumah yang akan anda taksir dengan rumah yang mempunyai tipe yang hampir sama di lokasi tersebut.

Untuk melakukan perbandingan harga pasar, anda bisa menanyakan langsung pada rumah yang berdekatan dengan rumah yang anda taksir tersebut, dan untuk perbandingan sebaiknya lakukan perbandingan pada beberapa rumah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.


3. Hitung berdasarkan NJOP rumah


Cara berikutnya untuk menaksir harga dari sebuah rumah, maka anda bisa saja langsung melihat NJOP dari rumah tersebut. Disana akan di cantumkan berapa meter luas tanah bangunan anda, dan berapa harga permeter dari rumah tersebut.

Namun nilai yang di dapat dari NJOP seringkali tidak sesuai dengan harga pasar yang berlaku. NJOP biasanya akan seringkali mempunyai harga yang jauh di bawah harga pasar sebenarnya, sehingga sangat tidak relevan untuk menjadikannya sebagai parameter.


4. Menghitung dengan bantuan appraiser


Selanjutnya untuk menaksir harga sebuah rumah bekas adalah dengan cara appraisal. Appraisal bisa saja anda lakukan sendiri, namun jika kurang paham anda juga bisa menghubungi appraisal professional seperti orang appraisal dari pihak bank.

Jika anda memanggil orang seperti pihak bank atau orang yang anda kenal mempunyai pengalaman baik menilai harga rumah, maka biasanya anda akan membayar orang tersebut. Harga yang harus anda bayar sangat relatif, namun untuk satu kali appraisal biasanya cukup murah yaitu hanya membayar 300 ribu atau 500 ribu dan sebagainya.

Hasil dari bantuan appraisal professional dan berpengalaman seperti di sebutkan di atas bisanya cukup akurat dan sering kali lebih baik dari cara yang di sebutkan di atas.

Sekian dulu postingan saya untuk Cara Menaksir Harga Rumah Bekas semoga bisa membantu anda khususnya bagi anda yang sedang membeli rumah bekas atupun sekedar ingin tahu bagaimana cara untuk menaksir harga rumah.