Biaya yang timbul pada transaksi jual beli properti

Recomended


Biaya yang timbul pada transaksi jual beli properti - Lumayan lama saya tidak melakukan update pada blog ini, karena adanya kesibukan. Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas tentang biaya-biaya yang timbul pada transaksi jual beli properti.


berbeda dengan transaksi jual beli pada kepemiikan objek lain, didalam transaksi jual beli properti, selain harga transaksi untuk properti itu sendiri, masih ada biaya-biaya lain yang harus ditanggung oleh penjual dan pembeli. Biaya-biaya tersebut antara lain :

Biaya yang timbul pada transaksi jual beli properti

1. PAJAK

Pajak yang di maksud adalah pajak penjual dan pajak pembeli, masing-masing pihak di bebankan pajak yang besarnya sudah diatur oleh pemerintah.

Pajak Penjual 
Pajak yang di kenakan kepada penjual berupa PPH Final sebesar 5% dari Harga Jual.

Pajak Pembeli 
Pajak ini biasa di sebut dengan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), dan pajak ini akan di kenakan apabila nilai jual-beli properti melebihi Nilai Jual Tidak Kena Pajak. Besar biaya BPHTB adalah 5% dari harga jual atau dengan rumusan sebagai berikut : BPHTB = 5% x (Harga Jual - Nilai Jual Tidak Kena Pajak)

Berapa Nilai Jual Tidak Kena Pajak?
Untuk Nilai Jual Tidak Kena Pajak, tiap wilayah besarannya berbeda-beda dan kisarannya antara 40jt -60jt.

Harga Jual sendiri adalah harga transaksi jual beli properti tersebut atau Harga properti sesuai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) tahun bersangkutan, yang mana lebih besar. Besarnya NJOP dapat di lihat pada lembar SPPT tahunan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

Saya berikan sedikit contoh :

Bulan Maret 2016, Tn. Tedjo dan Ny. Surti akan melakukan transaksi jual beli rumah di daerah Bondowoso Jawa Timur. Harga rumah di sepakati 450 juta sedangkan harga rumah berdasarkan NJOP tahun 2015 adalah 375 juta, maka pajak yang harus di bayar oleh masing-masing pihak sebagai berikut :
  • Tn. Tedjo selaku penjual, akan di kenakan biaya Pajak PPH sebesar 5% x 450 juta = 22,5 juta. 
  • Ny. Surti selaku pembeli, akan di kenakan pajak BPHTB sebesar 5% x (450 juta - 60 juta) = 19,5 juta. 60 juta merupakan Nilai Jual Tidak Kena Pajak untuk Bondowoso. 

Masing-masing pajak ini dapat di setor melalui bank yang di tunjuk untuk menerima setoran pajak dan lembar bukti pembayaranya di laporkan ke kantor pajak setempat. Atau bisa juga untuk lebih praktisnya pembayaran dan pelaporan pajak ini melalui Jasa Notaris/ Kantor PPAT yang akan melakukan pencatatan transaksi jual beli tersebut. 
Baca Juga : Tips Menghitung Harga Jual Properti Rumah
2. BIAYA AJB/ BBN/ NOTARIS

Untuk biaya pembuatan Akta Jual Beli (AJB), Bea Balik Nama (BBN) dan Jasa Notaris, besar biaya ini adalah sekitar 0,5% - 1% dari harga transaksi dan umumnya di tanggung pembeli.

3. BIAYA KPR

Biaya ini hanya untuk properti yang pembeliannya menggunakan dana dari KPR, biaya yang akan timbul antara lain biasa administrasi, biaya provisi, dll. yang besarnya berkisar 4% - 5% dari total plafon yang di setujui Bank, biaya ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembeli.

4. KOMISI PERANTARA/ AGEN PROPERTI

Jika terjadinya transaksi properti menggunakan Jasa Agen Properti, maka biaya ini merupakan tanggngjawab penjual dan kisaran biayanya adalah 2 - 3% dan 5% untuk sewa menyewa, yang di hitung berdasarkan harga transaksi.

5. BIAYA LAIN-LAIN

Biaya ini bisa meliputi biaya Tagihan listrik, PDAM, Telephone dan Iuran kebersihan/ keamanan lingkungan yang belum di bayarkan oleh penjual sampai dengan tanggal Serah Terima Properti , dan ini merupakan tanggung jawab penjual. 
Sebagai agen properti yang sudah cukup lama menggeluti bidang ini, sering kali di lapangan kami menemukan bebeberapa penjual properti yang meminta kepada kami bahwa harga jual yang diminta adalah harga bersih artinya penjual tidak bersedia menanggung biaya pajak. Untuk kasus yang seperti berarti biaya pajak penjual dan pembeli menjadi tanggung jawab pembeli, artinya pembeli harus memperhitungkan juga harga beli properti tersebut di tambahkan 10% untuk biaya pajak.

Demikian sekilas tentang biaya-biaya yang yang timbul pada transaksi jual beli properti, semoga bermanfaat, khususnya bagi anda yang saat ini hendak membeli atau akan menjual properti.