Bisakah Mendengarkan Musik Dapat Meningkatkan Konsentrasi? Ini Jawabannya!

Apakah musik produktif membantu Anda lebih fokus? Bisakah Anda berkonsentrasi sambil mendengarkan musik? Mari kita periksa.


Jika Anda mencari cara untuk fokus, musik dapat membantu. Namun, menemukan musik yang tepat untuk produktivitas kerja Anda bukanlah tugas yang mudah. Ada begitu banyak yang tersedia dan begitu banyak genre berbeda - dari mana Anda harus memulai?


Apalagi tidak semua musik itu sama. Beberapa "playlist musik produktif" sangat mengganggu. Jadi, musik apa yang terbaik untuk produktivitas?

Apakah Mendengarkan Musik Dapat Membantu Anda Berkonsentrasi?


Musik di tempat kerja dapat meningkatkan produktivitas, tetapi pengaruhnya bergantung pada musik dan jenis pekerjaannya.


Misalnya, The Journal of American Medical Association menemukan bahwa keakuratan dan efisiensi ahli bedah meningkat saat mereka mengoperasi saat musik dimainkan. Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Applied Ergonomics menemukan bahwa musik latar memotivasi pekerja untuk melakukan tugas berulang dengan lebih efisien ..


Di sisi lain, beberapa penelitian menunjukkan bahwa musik populer - terutama musik dengan lirik - mengganggu pemrosesan informasi dan pemahaman bacaan.


Singkatnya, musik produktivitas berfungsi - tetapi hanya jika Anda memilih musik yang tepat untuk situasi Anda. Jadi, apa yang harus Anda dengarkan?


Jika Anda mencari musik terbaik untuk konsentrasi dan fokus saat bekerja, berikut adalah 5 daftar putar yang dipilih dengan studi khusus.


1. Musik Instrumental


Mencoba berkonsentrasi saat orang-orang berbicara bisa jadi sangat mengganggu. Dan ternyata, musik dengan lirik memiliki efek serupa pada produktivitas kita.


Dalam sebuah penelitian, partisipan menyelesaikan tes verbal dalam keheningan dan saat mendengarkan musik. Studi tersebut menemukan bahwa "kinerja keseluruhan untuk semua peserta secara signifikan lebih baik dalam keheningan, mendukung gagasan bahwa lirik mengganggu pemrosesan informasi verbal dalam tugas."


Studi lain menemukan bahwa "hampir tiga perempat siswa (74,5%) melakukan tes pemahaman bacaan yang kurang baik saat mendengarkan musik dengan lirik." Dan penelitian lain merekomendasikan musik tanpa lirik - atau lagu dengan kata-kata yang membosankan!


Secara keseluruhan, lagu dengan lirik bisa mengganggu.


Jadi, saat Anda perlu menulis, berbicara, atau mendengarkan dengan sungguh-sungguh, pilih musik produktivitas instrumental untuk membantu Anda berkonsentrasi.


2. Musik Klasik


Sebuah studi produktivitas musik menemukan bahwa mendengarkan Mozart bahkan untuk waktu yang singkat setiap hari dapat meningkatkan sesuatu yang disebut "kemampuan penalaran abstrak".


Ini disebut " Efek Mozart ". 


Inilah yang terjadi: Peneliti mengambil 36 siswa dan membaginya menjadi tiga kelompok. Kelompok satu mendengarkan Mozart, kelompok dua mendengarkan trek audio relaksasi, dan kelompok tiga duduk diam. Setelah sepuluh menit, semua siswa mengikuti tes yang sama.


Hasil? Kelompok yang mendengarkan Mozart rata-rata mengalami peningkatan IQ delapan hingga sembilan poin dibandingkan dengan dua kelompok lainnya.


Keren kan?


Namun, "efek Mozart" telah diperdebatkan berkali-kali, tetapi penelitian lain menemukan hasil yang serupa. Misalnya, penelitian lain menemukan bahwa memainkan musik klasik yang tenang dapat meningkatkan pembelajaran.


3. BGM (Background Music) Video Game


Setelah menjadi renungan bagi para pembuat game, musik video game sekarang menjadi bisnis besar.


Faktanya, produser musik video game Tommy Tallarico memperkirakan bahwa produser video game menghabiskan antara $ 50.000 dan $ 1 juta untuk musik game.


Intinya begini: video game membutuhkan banyak perhatian.


Pemain membutuhkan reaksi cepat, pemikiran cepat, dan fokus yang intens jika ingin menyelesaikan permainan. Akibatnya, masuk akal jika musik video game dirancang dengan fokus pada pikiran.


Selain itu, terdapat bukti yang mendukung pengaruh positif musik game terhadap kinerja.


Misalnya, satu studi menyelidiki performa pemain saat memainkan "Twilight Princess (Legend of Zelda)". Para peneliti menemukan bahwa performa lebih lemah saat bermain tanpa audio. Selain itu, "skor tertinggi dicapai dengan memutar musik yang tidak terkait dengan aksi pemain atau peristiwa yang terjadi di layar".


Dengan kata lain, game dapat menjadi sumber produktivitas musik yang bagus untuk difokuskan dan dikerjakan.


4. Lagu Pump Up


Semua orang menyukai lagu pump up yang bagus, tetapi haruskah Anda mendengarkan musik ini di tempat kerja?


"Atlet sering datang ke stadion dengan memakai headphone," kata Profesor Derek Rucker. “Dan para atlet ini sering keluar dari ruang ganti dengan suara musik yang berdebar-debar. Seolah-olah musik menawarkan penghalang psikologis untuk persaingan yang akan datang. "


Rucker dan tiga rekannya ingin tahu: "Dapatkah mendengarkan jenis musik yang tepat, bahkan di latar belakang, membuat kita merasa lebih kuat dan terkendali?"


Jadi mereka melakukan penelitian untuk mencari tahu.


Dalam studi tersebut, partisipan mendengarkan beberapa lagu dan diminta untuk menilai seberapa kuat, tekad dan dominan setiap lagu yang mereka rasakan.


Inilah bagian yang menyenangkan: Ada tiga lagu pemenang yang sangat kuat: "We Will Rock You" oleh Queen, "In Da Club" oleh 50 Cent dan "Get Ready for This" oleh 2 Unlimited. Dalam studi selanjutnya, para peneliti menemukan bahwa "lagu yang kuat" ini membuat orang merasa lebih percaya diri dan berdaya.


Secara keseluruhan, lagu yang memompa mungkin tidak bagus untuk konsentrasi saat bekerja.


5. Lagu Favorit


Jika Anda kesulitan untuk berhenti menunda-nunda atau hanya merasa sedih, lagu-lagu yang menyenangkan bisa membantu.


Penelitian menemukan bahwa peserta yang mendengarkan musik sebelum dan selama aktivitas pemrograman mengalami lebih sedikit kecemasan dan tampil lebih baik daripada mereka yang tidak. Dalam penelitian lain, ahli bedah menilai keakuratan dan efisiensi terbaik saat mereka mendengarkan musik pilihan mereka.


Dengan kata lain, musik dapat membantu kita rileks dan tampil lebih baik.


Sains telah menunjukkan bahwa lagu-lagu favorit kita mengaktifkan sistem kesenangan di otak kita, sistem yang sama yang diaktifkan oleh makanan lezat dan kesenangan fisik lainnya.


Secara keseluruhan, musik menyenangkan favorit Anda dapat membantu Anda tampil lebih baik.


Jika Anda ingin meningkatkan fokus Anda, ada banyak musik produktivitas di luar sana.


Intinya, musik dapat sangat memengaruhi perilaku, suasana hati, dan kemampuan kognitif kita. Jadi, bersenang-senanglah menjelajahi apa yang paling cocok untuk Anda!







Baca juga