Cara Fokus Bekerja Cerdas Daripada Keras Untuk Anda Seorang Workaholic

Ketika Anda seorang pengusaha, bekerja tanpa lelah sepertinya bukan pilihan, tapi sebuah kewajiban. Terutama karena keinginan agar segala sesuatunya berjalan dengan baik dan juga karena kebutuhan untuk selalu menyadari perubahan di pasar dan inovasi di sektor ini. Namun, detailnya tidak sepele.


Bagi tipe orang seperti ini, batasan antara "cukup" dan gila kerja praktis tidak terlihat. Jika Anda tidak menyadarinya, Anda hidup untuk bekerja, kehilangan jejak waktu dan melebihi tujuan pekerjaan Anda.


Seperti tembakau, alkohol, dan bahkan video game, kecanduan kerja adalah kondisi yang perlu ditanggapi dengan serius. Meskipun bisnis menjadi pecandu kerja tampaknya tampak positif, hal itu dapat menyebabkan banyak sekali masalah yang memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda.


Penting untuk membedakan antara kerja cerdas dan kerja berlebihan, karena kerja berlebihan tidak berarti Anda harus memperbudak hidup Anda dengan bermain gila kerja dan menjadi sangat produktif. Saat saya memikirkannya, saya akan berbagi dengan Anda beberapa tip tentang bagaimana menghindari menjadi workaholic.


Cara Fokus Bekerja Cerdas Daripada Keras 


1. Bekerja untuk suatu tujuan, bukan untuk berjam-jam


Jika Anda berpikir bahwa bekerja 24/7 akan menghasilkan hasil yang lebih baik, saya harus memberi tahu Anda bahwa Anda salah. Banyaknya jam kerja Anda tidak menentukan produktivitas, apalagi kesuksesan perusahaan Anda.


Meskipun keterlibatan itu penting, terutama jika ini adalah bisnis yang baru saja dimulai, menetapkan jadwal kerja penting untuk menghindari beban kerja yang berlebihan yang dapat memengaruhi produktivitas secara serius dalam jangka panjang.


Dalam konteks ini, bekerja dengan fokus tujuan adalah cara yang sangat cerdas dalam berbisnis. Pada dasarnya penting untuk menetapkan tujuan yang jelas, untuk mengetahui kemana tujuan Anda dan tindakan apa yang akan membawa Anda untuk mencapai tujuan Anda.


2. Mengatur prioritas


Kesalahan umum yang dilakukan workaholic adalah mencoba menyelesaikan semua masalah luar biasa mereka dalam satu hari. Ketika ini tidak tercapai, perasaan frustrasi menyerang dan dia bekerja tanpa lelah untuk menyelesaikan apa yang telah dia mulai. Ini hanya berakhir dengan kelelahan fisik dan mental.


Cara terbaik untuk menghindari ini adalah dengan menetapkan prioritas kita. Dengan cara ini Anda memfokuskan perhatian dan waktu Anda pada tugas atau masalah yang perlu segera diselesaikan dan dapat menyelesaikannya selangkah demi selangkah sesuai daftar Anda.


3. Belajar mendelegasikan


Kunci penting untuk produktivitas adalah belajar mendelegasikan. Dengan membuat daftar tugas, Anda tidak hanya dapat membedakan antara tugas yang paling penting. Anda juga dapat menetapkan beberapa di antaranya kepada siapa pun yang menurut Anda relevan.


Dengan begitu, Anda hanya dapat fokus pada tugas yang membutuhkan perhatian Anda dan, di sisi lain, memiliki gambaran tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk setiap tugas.


4. Tetapkan tenggat waktu untuk tugas


Jika Anda terbiasa bekerja sepanjang hari, ini akan terasa tidak perlu dan bahkan sedikit konyol. Namun, ini sangat berguna. Meskipun pada awalnya mungkin tampak agak sulit, menetapkan waktu untuk setiap tugas akan membantu Anda terbiasa dengan pekerjaan yang lebih teratur.


Anda dapat menetapkan batasan yang mencerminkan pentingnya setiap tugas dan menghindari pemborosan energi hanya untuk satu hal. Meskipun Anda bisa fleksibel dengan beberapa tugas, penting untuk mengatur waktu Anda dengan bijak.


5. Gunakan sumber daya


Berkat inovasi teknologi, kini ada banyak sekali aplikasi dan alat yang dapat Anda gunakan langsung di lingkungan kerja Anda. Masing-masing dapat mengarahkan Anda untuk mengoptimalkan pekerjaan Anda dan menghemat banyak waktu.


Memanfaatkan sumber daya teknologi untuk bekerja tidak hanya membuat banyak aspek lebih mudah tetapi juga memberi Anda banyak pilihan untuk meningkatkan kebiasaan kerja Anda.


6. Istirahat


Anda berhak beristirahat setiap hari setelah beraktivitas. Ketika Anda mengambil istirahat dari jadwal kerja Anda, Anda mendapat manfaat dalam dua cara:


Pertama, istirahat dari pekerjaan akan membantu Anda mendapatkan kembali energi. Setiap aktivitas yang Anda lakukan tidak hanya melemahkan otak Anda, tetapi juga tubuh Anda. Itulah mengapa istirahat sangat penting.


Selain itu, Anda memberi istirahat pada tubuh Anda dari semua pekerjaan, terutama ketika Anda fokus pada aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan Anda, seperti berolahraga, jalan kaki, dll.


Kedua, Anda memiliki peluang untuk meningkatkan produktivitas Anda di tempat kerja. Setelah istirahat, pikiran dan tubuh diperbarui, diberi energi, dan dapat berpartisipasi dalam aspek fundamental bisnis lainnya dengan sikap yang lebih baik. Dengan kata lain, istirahat tidak hanya perlu tetapi juga bermanfaat.



Baca juga