10 Cara Yang Sudah Terbukti Dapat Meningkatkan Komunikasi Yang Harus Anda Coba

Pemimpin yang sukses mampu berkomunikasi secara bermakna dengan orang lain. Steve Jobs menginspirasi karyawannya untuk mengupayakan produk perangkat keras yang sempurna. Jack Welch telah memimpin tim manajemen senior GE ke tingkat yang lebih tinggi. Jeff Bezos dikenal karena mengartikulasikan etos Amazon dengan jelas kepada karyawan dan dunia. Semua pemimpin ini memiliki keterampilan kepemimpinan yang luar biasa. 

Komunikasi yang jelas tentunya memungkinkan orang lain untuk memperhatikan dan memahami apa yang sedang kita bicarakan. Komunikasi memegang peranan penting dan dapat membantu pekerjaan. Namun, beberapa orang merasa sulit untuk berkomunikasi.

Berikut adalah 10 cara Anda dapat meningkatkan keterampilan komunikasi untuk menjadi pemimpin yang lebih efektif.


10 Cara Yang Sudah Terbukti Dapat Meningkatkan Komunikasi 

1. Pelajari dasar-dasar komunikasi nonverbal

Satu studi menemukan bahwa komunikasi nonverbal menyumbang 55 persen dari bagaimana audiens memandang presenter. Artinya, sebagian besar perkataan Anda dikomunikasikan bukan melalui kata-kata, tetapi melalui isyarat fisik.

Untuk berkomunikasi dengan jelas dan percaya diri, lakukan postur yang benar. Hindari membungkuk, melipat lengan, atau membuat diri Anda tampak lebih kecil dari yang sebenarnya. Alih-alih, penuhi ruang yang diberikan, pertahankan kontak mata dan (jika perlu) bergeraklah di sekitar ruang.

2. Hindari mengandalkan alat bantu visual

Steve Jobs menerapkan aturan di Apple yang melarang semua presentasi PowerPoint . Serupa dengan itu, Sheryl Sandberg memberlakukan larangan PowerPoint di Facebook. Kedua pemimpin menyadari bahwa presentasi PowerPoint dapat menghambat daripada membantu komunikasi.

Bersiaplah untuk menggunakan kata-kata, mendongeng yang menarik dan isyarat nonverbal untuk mengkomunikasikan poin Anda dengan audiens. Hindari menggunakan alat bantu visual kecuali benar-benar diperlukan.

3. Mintalah umpan balik yang jujur

Seperti kebanyakan keterampilan kepemimpinan, menerima umpan balik yang jujur dari rekan kerja, manajer, dan anggota tim Anda sangat penting untuk menjadi komunikator yang lebih baik. Jika Anda secara teratur meminta umpan balik, orang lain akan membantu Anda menemukan area untuk perbaikan yang mungkin telah Anda abaikan.

4. Libatkan audiens dalam diskusi

Terlepas dari seberapa menarik pembicara, semua audiens memiliki rentang perhatian yang terbatas. Untuk menjadi komunikator yang lebih efektif, buat presentasi dan diskusi menjadi interaktif.

Ajukan pertanyaan kepada audiens, dorong orang-orang untuk mengungkapkan pemikiran mereka selama sesi brainstorming atau setidaknya ajukan pertanyaan hipotetis untuk merangsang audiens.

5. Mulai dan akhiri dengan poin-poin penting

Komunikasi yang jelas sangat penting. Untuk memastikan bahwa audiens memahami poin penting dari presentasi, ulangi poin-poin penting di awal dan akhir. Ini juga dapat dicapai dengan memberikan satu halaman kepada peserta yang berisi poin-poin penting yang harus dipertimbangkan oleh audiens selama presentasi.

6. Kuasai seni pengaturan waktu

Meskipun beberapa lelucon mereka mungkin tidak sesuai untuk tempat kerja, komedian standup jelas merupakan komunikator yang efektif.

Komedian yang hebat, seperti semua komunikator yang hebat, dapat merasakan pendengarnya untuk menentukan kapan harus beralih ke topik baru atau kapan harus mengulangi ide.

7. Biasakan berbicara dengan nyaman

Ketika pengacara mempresentasikan sebuah kasus di depan Mahkamah Agung, mereka biasanya berbicara secara spontan. Artinya, para pengacara menuliskan serangkaian topik yang ingin mereka diskusikan, tetapi mereka tidak mengingat apa yang akan mereka katakan kata demi kata. 

Metode komunikasi ini memungkinkan pengacara yang mempresentasikan kasus untuk mencakup semua poin yang diperlukan, sambil memberi mereka fleksibilitas tentang bagaimana berkomunikasi berdasarkan reaksi atau pertanyaan audiens.

Komunikator bisnis harus mempertimbangkan untuk mengadopsi gaya berbicara tanpa persiapan . Ini membutuhkan latihan, tetapi akan memungkinkan komunikasi yang lebih alami, dan dapat membantu keterlibatan audiens.

8. Kenali audiens Anda

Untuk berkomunikasi secara efektif, penting untuk mengenal audiens Anda terlebih dahulu. Setiap audiens berbeda, dan akan memiliki preferensi dan norma budaya yang berbeda yang harus dipertimbangkan saat berkomunikasi. 

Cara yang baik untuk memahami ekspektasi adalah dengan bertanya kepada anggota audiens tentang contoh komunikator yang baik dalam organisasi.

9. Fokus untuk mendapatkan rasa hormat daripada tertawa

Anda mungkin tergoda untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan cara yang ringan; bagaimanapun juga, ini bisa menjadi cara yang baik untuk menjalin pertemanan dalam lingkungan profesional. Tapi ingatlah bahwa komunikator yang paling sukses adalah mereka yang dihormati , bukan tertawa. 

Meskipun menceritakan satu atau dua lelucon untuk menghangatkan audiens bisa efektif, hindari mengakhiri presentasi dengan tertawa.

10. Menjadi pendengar

“Dengarkan lebih dari kamu berbicara.” Inilah yang dikatakan Richard Branson kepada para pebisnis yang ingin terhubung dengan orang lain. 

Untuk berkomunikasi secara efektif, pertama-tama dengarkan apa yang orang lain katakan. Kemudian Anda dapat memberikan jawaban yang bijaksana yang menunjukkan bahwa Anda telah mempertimbangkan gagasan tersebut.

Kesimpulan

Berkomunikasi dengan jelas adalah salah satu keterampilan paling efektif yang dapat Anda kembangkan sebagai pemimpin bisnis. Ingatlah untuk berkomunikasi menggunakan isyarat nonverbal dan verbal. Dengarkan baik-baik apa yang orang lain katakan, dan komunikasikan secara berlebihan dengan cara-cara baru untuk memastikan konten percakapan tetap dengan audiens.






Baca juga